Kamis, 21 Mei 2015

Tugas wawancara softskill ekonomi koperasi

        


Tugas wawancara softskill ekonomi koperasi

Koperasi Keluarga Guru Jakarta (KKGJ)




Pada 14 September 1952 ini pernah kolaps. Periode 1977–1983 KKGJ bisa dikatakan berada di titik nadir. Berawal Sebelum menorehkan prestasi, KKGJ sempat mengalami masa-masa pahit. Koperasi yang berdiri dari kekeliruan menerapkan sistem manajemen serta minimnya SDM yang cakap. Pengurus bahkan diklaim telah memberangus cita-cita luhur para penggagasnya. Koperasi hanya menjadi ajang manipulasi para oknum pengurus. Organisasi, usaha dan mentalitas pengurus dan karyawan yang amburadul mengakibatkan anggota frustasi bahkan kehilangan kepercayaan kepada koperasi. Lahir dengan nama Koperasi Kredit Guru-guru Djakarta Raya (KKGD), dengan badan hukum (BH) No. 815 pada 18 April 1953, merugi Rp 38 juta. Pengurus juga mempunyai tunggakan sebesar Rp 728 ribu. Penyebab kerugian, antara lain, koperasi menanggung beban bunga tinggi, 5% per bulan kepada investor yang notabene oknum anggota KKGJ. Berkat beberapa anggota yang benar-benar memahami koperasi, sebuah jalan keluar ditemukan. Mereka tampil dan membenahi kekacauan di dalam tubuh KKGJ. Mandat untuk pengurus baru ini dihasilkan melalui Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) pada 28 Januari 1984. Pada 11 Maret 1984, pengurus hasil RALB dilantik tetapi mereka baru benar-benar aktif pada Juni 1984. keKoperasi Keluarga Guru Jakarta berdiri pada tanggal 18 Desember 1998, yang diketuai oleh H. Alim Suhardi. Koperasi ini berkantor pusat di JL. Pori Raya No 8 Pulogadung Jakarta-Timur.  Salah satu cabang koperasinya berada di Kota Depok yang beralamat di JL.Proklamasi Raya BI B-18 Sukmajaya, Depok 16412. Koperasi ini memiliki berbagai usaha di setiap cabangnya , berikut beberapa contohnya :
1.      Depok 
isi ulang air mineral, jasa poto copy, jasa fax, menjual air minum kemasan,simpan pinjam kredit motor ( khusus untuk anggota koperasi).
2.      Purwakarta dan Cikarang
Pom bensin
3.       Karawang dan Citayam
Koperasi sekolah SD dan SMK
4.      Cibitung
 Koperasi simpan pinjam dan isi ulang air mineral
Koperasi Keluarga Guru Jakarta memiliki keseluruhan anggota sekitar 23.000 anggota untuk guru-guru SD , 80 karyawan dan pengurus , 175 karyawan pom bensin dan koperasi sekolah. Di Depok sendiri koperasi Keluarga Guru Jakarta hanya memiliki satu karyawan.
Jam Operasional Koperasi :
Setiap hari       : pukul 07.00 – 20.00
Jumat               : pukul 07.00 – 11.00
Tujuan Koperasi Keluarga Guru Jakarta
·         Meningkatkan penjualan
·         Melayani pelayanan konsumen dengan baik
·         Saling bahu-membahu antar anggota
Modal Awal di koperasi ini berasal dari anggotanya, dan simpanan pokoknya diatur oleh kantor pusat koperasi Keluarga Guru Jakarta sendiri.
Pembagian untung : Pada setiap tahunnya koperasi ini mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) , yang diikuti oleh semua perwakilan usaha koperasi KKGJ membahas bagaimana sistem pembagian hasil.
 Contoh  pembagian untung  :   Jumlah Laba Bersih =  Rp 1.000.000, -
 ,
              Jumlah  Laba Kotor =  Rp    500.000, -
                                                                                        Rp   500.000, -
                         
Hasil pengurangan tersebut dibagi rata ke seluruh usaha yang ada di koperasi KKGJ sebagai pendapatan bersih yang didapat. Menurut karyawan koperasi  ”usaha koperasi yang berada di Depok bervariasi tetapi gedung tempat usahanya kurang bagus , tembok-temboknya sudah mulai rapuh dan memudar ”. Pengurus KKGJ berkeyakinan, hal terpenting tentang pengurus adalah kejujuran dan kecakapan. Pengurus yang jujur melahirkan kepercayaan anggota, sehingga anggota tidak berkeberatan memodali koperasi. Sedang kecakapan membuat modal yang ditanamkan mampu dilipatgandakan melalui keuntungan yang diperoleh. Kecakapan dipetik melalui adopsi adopsi ilmu-ilmu ekonomi yang mengajarkan tata cara berusaha, yang selanjutnya dipadukan dengan ilmu-ilmu koperasi dengan ciri watak sosial yang kental. Kedua unsur tersebut dapat menghasilkan sinergi berkat adanya niat nan tulus. Dikombinasikan dengan bergabungnya para wirausahawan, sumberdaya manusia yang mempunyai wawasan entrepreneur, dinamika dan kemajuan sebuah koperasi semakin terkondisi untuk bertumbuh di ranah yang subur.

Selasa, 05 Mei 2015

Pengertian Organisasi dan Metode

 

Pengertian Organisasi  dan Metode
Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan
Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

4. Organisasi Menurut Prof. Dr. Sondang Siagian
Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk suatu tujuan bersama dan terikat secara formal.


- Sejarah Organisasi
(Nancy Dixon, 1994) organisasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi”
(Peter Senge, 1990) “Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama”
(Burky dan Perry, 1998) Organissasi adalah sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindaksecara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama


- Desain Organisasi Formal & informal
Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.


Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
Methode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat di perlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. Metode adalah suatu cara yang menjadi pasti untuk mengerjakan atau meyelesaikan suatu pekerjaan. Jadi metode kerja atau cara kerja di dalam kantor sangat menentukan efisiensi kerja.
Adapun ciri-ciri dari Metode adalah
• Metode kualitatif cenderung subyektif dalam menentukan masalah dan perumusan masalah dan dalam deskripsi lebih banyak menggunakan data yang bersifat trend.
• Menjabarkan suatu masalah pada rumusan itu.

Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan
Kesimpulan
Organisasi dan Metode suatu gambaran untuk memberikan suatu permasalahan yang akan dipecahkan sesama dengan tujuan bersama. Dan menurut saya organisasi dan metode sangan berperanpenting dalam perusahaan karena dengan adanya organisasi dan metode dalam setiap pelaksanaannya akan lebih terarah dan mencapai tujuan yang sesuai dengan rencana. Walaupun setiap organisasi memiliki cara dan metode yang berbeda karena disesuaikan dengan rencana dan keputusan anggota tapi itu semua akan tetap sama menghasilkan sesuatu yang perfect tentunya dengan kerjasama dalam organisasi tersebut dan berjalan sesuai metode yang telah disepakati